Langsung ke konten utama

Postingan

KNPRBBK XIII RESMI DITUTUP (Foto)

Postingan terbaru

Kunjungan Lapang Peserta KNPRBBK XIII di Dusun Krujuk, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara

KN PRBBK XIII : Menguatkan Tata Kelola Sumber Daya Berbasis Komunitas Menuju Masyarakat Tangguh Bencana

Lebih dari 62% wilayah Indonesia memiliki risiko bencana tinggi atau 322 dari 514 kabupaten/kota; dan 34% wilayah memiliki risiko sedang atau 174 dari 514 kabupaten/kota[1]. Kondisi ini tidak terlepas dari kondisi geografis, geologis maupun iklim Indonesia. Tiga lempeng bumi aktif yang menghimpit Indonesia menempatkan sebagian besar wilayah Indonesia secara alamiah rawan gempa, tsunami dan longsor. Indonesia menjadi bagian dari cincin api Pasifik (Pacific ring of fire), sehingga berpotensi terhadap erupsi 127 gunungapi aktif. Iklim tropis merupakan konsekwensi posisi Indonesia pada garis khatulistiwa mengakibatkan seluruh wilayah berpotensi terhadap banjir, longsor, kekeringan, angin ribut, wabah atau hama. Kondisi ini selanjutnya diperparah dengan dampak perubahan iklim, pola dan program pembangunan yang tidak berkelanjutan, semakin meningkatnya praktik-praktik ekstraksi sumber daya alam dan perkebunan yang semakin meningkatkan risiko bencana.

Pada periode tahun 2005-2015, Indonesia m…

Materi Panel 8: Ketangguhan Anak dan Sekolah

Materi Panel 7: Ketangguhan Masyarakat, Kebijakan API PRB, dan PRB Inklusi

Materi Panel 6: Kedaruratan Bencana